Pages

Labels

Rabu, 05 Oktober 2011

Bu Guru yang hilang

Al kisah, tinggalah dua makhluk hidup yang tidak jelas asal usulnya yang bernama Kintang dan Kuntang.
Kintang dan Kuntang bersekolah di tempat yang sama, tapi prestasi mereka berbeda.
Kintang yang hobinya ngupil ini adalah jawara lomba lari di sekolahnya, sedangkan Kuntang tidak memiliki prestasi apapun kecuali menjadi juara harapan ke-2 lomba makan pinang dan lomba panjat kerupuk.
Namun mereka berdua termasuk anak TELADAN disekolahnya, terbukti hanya 3 kali melukai temannya, 4 kali memukul guru, dan 13 kali kartu kuning dan 2 kali kartu merah didapatnya.

Dalam kesehariannya, Kintang sangat baik sekali dengan temannya, dia selalu memberikan rokok gratis ke teman-temannya yang didapat dari hasil mencuri di warung mba Jumi.
Berbeda dengan Kintang, Kuntang adalah anak yang nakal sekali, saking nakalnya Kuntang selalu mendapat beasiswa gratis tiap tahun, tentu ini merugikan keluarganya, karena keluarga Kuntang tidak ingin jika anaknya mendapatkan pendidikan gratis, keluarga Kuntang yang sangat kaya ini malu jika anaknya tidak membayar SPP di Sekolahnya.

Suatu hari Kintang mendapatkan teguran dari bu guru, "Kintang!! sini kamu!!", ucap Bu Santi kepada Kintang. Dengan kepala menunduk Kintangpun mendekati sang guru. "a.. a ada apa bu?", jawab Kintang dengan sangat gugup. Dengan mata melotot dan celana 'sedikit' melorot bu guru bertanya, "kenapa kamu buang sampah sembarangan?, kamu tidak tau kalo di sekolah kita ini dilarang buang sampah sembarangan?" tanya bu guru dengan nada tegas, "Saya tau bu, tapi tapi ta..pii.." Kintang terdiam, lalu bu guru kembali bertanya, "tapi apa? cepat jelaskan kepada ibu!", dengan sedikit malu-malu Kintangpun menjawab, "Ta.. pi.. saya tidak tau dimana tempat sampahnya". Lalu dengan muka yang sangat kesal bu guru mencari tempat sampah untuk ditunjukan kepada Kintang.

Dua jam telah berlalu, namun bu guru belum juga kembali. Lalu Kintang mulai curiga, dia berpikir dan berimajinasi bahwa bu guru telah dimakan oleh tong sampah tersebut. Diapun akhirnya memanggil saudara kembarnya Kuntang yang sedang beli es doger didepan sekolah. Mereka bersama-sama mencari bu guru yang hilang.

Sampai artikel ini dibuat, Kintang dan Kuntang masih belum menemukan bu guru. Mari kita berdoa agar bu guru segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kintang dan Kuntang sangat berharap agar bu guru segera ditemukan, karena Kintang dan Kuntang tidak pernah lulus dari sekolahnya selama belasan tahun karena tidak ada yang mengajari mereka berdua.

BELUM TAMAT.
(Bacalah kisah selanjutnya di toko-toko terdekat di kota anda. Karena kami malas menunggu bu guru yang belum ditemukan sampai detik ini.)


"Tuntutlah bu guru sampai ke negeri China" ~peribahasa Latin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar